Perempat final Euro 2008: Antara prediksi dan harapan

Huff..

Euro 2008 sudah memasuki perempat final. Banyak hal yang terjadi namun tidak saya tuliskan di blog ini. Di sela waktu yang tak kunjung senggang ini, tampaknya sayang sekali melewatkan momen untuk membuat prediksi perempat final. Banyak kejutan yang terjadi. Kroasia yang perkasa di grup B, Turki yang melangkahi Ceko di partai pamungkas, Belanda yang digdaya terhadapa dua finalis Piala Dunia, serta Rusia yang bangkit mengejar ketertinggalan di dua partai akhir.

Sayangnya satu partai sudah terlewat. Partai Jerman-Portugal, yang sebelumnya saya prediksi akan terjadi di semifinal, sudah berlangsung semalam dengan keunggulan Tim Bavaria 3-2 atas Cristiano Ronaldo cs. Sebenarnya prediksi saya sebelum pertandingan adalah 55-45 untuk Portugal akibat kekecewaan saya terhadap penampilan Jerman saat tersungkur di hadapan Kroasia, walaupun dalam hati tetap ingin Jerman melaju. Namun kenyataannya Jerman kembali ke jalurnya. Analisa saya adalah kembalinya patron formasi Jerman ke Piala Dunia lalu, dengan memainkan Schweinsteiger sebagai starter dan Lahm yang kembali di pos sebelah kiri. Hal ini terbukti meningkatkan kreatifitas Jerman yang hilang di fase grup. Satu tempat untuk Jerman di semifinal.

Partai kedua adalah pertemuan dari dua tim kejutan. Kroasia secara mengejutkan tampil impresif dan mengangkangi Jerman di fase grup, sementara Turki secara dramatis menyingkirkan Ceko di lima menit terakhir. Sayangnya kiper Turki, Volkan, tak akan bermain akibat kartu merah yang diterima di partai terakhir grup. Kroasia akan tampil dengan formasi yang sama saat menghadapi Jerman. Hmm.., 60-40 untuk Kroasia sehingga akan terjadi partai balas dendam di semifinal nanti saat mereka menghadapi Jerman untuk kedua kalinya di turnamen ini. Skor 2-1 sudah cukup untuk Kroasia

Belanda versus Rusia. Belanda masih jadi tim dengan penampilan terbaik hingga saat ini. Poin penuh dengan total sembilan gol dari tiga partai. Total football bangkit kembali, terbukti dari pemasok gol yang beragam dari pemain bertahan hingga menyerang. Tujuh orang dari tim Oranje telah mencatatkan diri di daftar pencetak gol. Sementara Rusia dapat memberi kejutan kecil setelah kembalinya Arshavin di partai terakhir kontra Swedia. 60-40 untuk Belanda dengan hasil akhir 2-0.

Partai terakhir, Spanyol lawan Italia, awalnya juga saya prediksi terjadi di semifinal. Villa akan kembali menjadi inspirasi bagi tim matador. Namun Italia tidak bisa diremehkan begitu saja. Mereka punya mental dan tradisi yang lebih kuat. Namun saya lebih mengharapkan Spanyol yang melaju ke semifinal. Peluang sama besar 50-50 untuk kedua tim. Skor 2-2 akan menghasilkan pertandingan yang menarik dengan kemenangan setelah perpanjangan waktu.

Sekian prediksi asal tebak saya disertai harapan-harapan di babak knock-out Euro 2008 yang semakin mendekati penghujung.

6 thoughts on “Perempat final Euro 2008: Antara prediksi dan harapan

  1. Wah Dan, prediksimu 50 % boss!! Turki lagi-lagi super return tuh, padahal tinggal buang bola dah beres Kroasia!

    firasat gw Italia…gak juara (hix!)

  2. wahaha… kembali salah prediksi saya (harus banyak belajar niy :p)
    tinggal nunggu pertandingan perempatfinal terakhir (spanyol-italia) untuk mendapat gelar ‘tukang prediksi paling gagal tahun ini’
    hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s