Hidup dalam persegi hijau 110×75

Apa sih yang kau cari dalam hidup ini?

Sekedar mencetak gol untuk kebanggaan individu,
atau untuk kemenangan tim?

Cukupkah memainkan peran dengan sempurna?
Sayap yang berlari menyusur garis tepi,
atau bek yang menahan laju penyerang lawan,
atau penyerang yang berlari memutar mengikuti garis jebakan offside musuh.

Perlukah menjadi bintang lapangan?
Layaknya penyelamatan fantastik si Laba-Laba Hitam dari Rusia
dan lompatan menakjubkan si gimbal dari Kolombia.
Atau liukan indah legendaris dari tengah lapangan,
atau tendangan salto ke gawang lawan,
atau pahlawan pencetak gol penentu di menit akhir.

Seberapa pentingkah keteraturan dan strategi?
4-4-2 yang disiplin,
3-5-2 yang mobil,
4-3-3 yang dinamis,
3-4-3 yang ngotot,
atau 4-2-4 ala gaya zaman lampau.
Mau main ball possesion dengan sabar,
atau permainan cepat langsung ke depan?

Sulitkah menerima umpan lambung dari sayap kanan?
Atau cukup meminta umpan datar kencang dari kiri?
Atau lebih suka terobosan sekejap dari tengah?
Atau malah harus membalikkan bola untuk umpan 1-2?
Tugasku atau tugasmu untuk mengerti?
Atau tugas kita berdua?

Hidup?
Bisa jadi euforia
Bisa jadi dramatis
Bisa tak sesuai prediksi

Apakah sekarang kita sudah memasuki waktu tambahan?
Atau masih di tengah babak?
Atau pertandingan baru memulai?
Tolong beri tahu aku.
Aku tak melihat penanda waktu di pinggir lapangan.
Atau aku hanya bisa menunggu suara indah peluit wasit.
Tunggu dulu, indah atau pertanda buruk?
Tergantung bagaimana pertandingan.
Atau tidak selalu begitu?

Jangan pasrah kepada hasil,
usaha besar menghasilkan kepuasan.
Kepuasan penonton? Memang ada yang mendukung?
Kepuasan pribadi? Untuk apa?
Kepuasan tim? Ada?

Sebuah pikiran yang cuma punya satu jawaban.
Tanda tanya besar.
Bukan jawaban kalau begitu.

Apakah blunder yang kau buat jadi penyesalan?
Atau bisa kau transformasikan,
menjadi semangat untuk maju,
mencetak gol saat tendangan penjuru?

Sebuah pikiran yang cuma punya satu jawaban.
Tanda tanya besar.
Bukan jawaban kalau begitu.

Atau lebih baik menonton dengan manis?
Dari pinggir lapangan,
atau siaran langsung via satelit.
Bersorak sesekali.

Tidak seru.

Sebuah pikiran yang cuma punya satu jawaban.
Tanda tanya besar.
Bukan jawaban kalau begitu.

7 thoughts on “Hidup dalam persegi hijau 110×75

  1. Kenapa Dani bener-bener menggilai olahraga yang namanya sepak bola?
    Apakah karena di dalam darahnya telah mengalir rerumputan hijau yang memanggil-manggilnya ke lapangan untuk bermain.
    Atau apakah ‘just cos…’

    Sebuah pertanyaan yang cuma punya satu jawaban.
    Karena memang.
    Jawaban bukan ya kalo begitu.

  2. Wahaha.. tanggapan2nya seru juga..
    soccerholic or soccerfreak..
    mmm.. let me think..
    kayanya jawabannya tanda tanya besar deh..
    ?

    naon siy?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s